Selasa, 18 Agustus 2015

Pra Kongres Wilayah IV Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia (ILMIKI)



ILMIKI merupakan wadah dari lembaga-lembaga mahasiswa ilmu keperawatan diseluruh indonesia untuk berkiprah dibidang keperawatan. ILMIKI dibagi menjadi 7 wilayah. ILMIKI memiliki agenda wajib dan agenda nasional. Salah satu agenda wajib di ILMIKI yaitu kongres ILMIKI tetapi sebelum mengadakan kongres tiap wilayah mengadakan Pra KongresILMIKI. Pra Kongresini bertujuan untuk membahas isu-isu yang akan dibawa menuju kongres nanti selain itu Pra Kongres juga membahas tentang calon sekjen dari tiap wilayah.

Sabtu, 15 Agustus 2015 wilayah IV ILMIKI mengadakan Pra Kongres ILMIKI tepatnya di Semarang. Pra Kongres wilayah IV ILMIKI diadakan selama 2 hari yaitu  15-16 Agustus 2015. Pra Kongres ini dihadiri oleh 13 institusi di wilayah Jawa tengah dan DIY diantaranya yaitu Undip, Ugm, Umy, Ums, Unissula, Unriyo, Stikes Widya Husada, Stikes Ngudi Waluyo, Stikes Madani, Stikes Al-Irsyad, Stikes Jenderal Ahmad Yani, Stikes Surya Global dan  Unsoed merupakan salah satu institusi yang termasuk dalam anggota ILMIKI wilayah IV. Unsoed mendelegasikan 5 orang diantaranya yaitu Elisa Yulina selaku Gubernur Himpunan Mahasiswa Keperawatan Unsoed, Budhi Kurniawan selaku Kementerian Luar Negeri dan Anggita Ika Utami, Gita Nur Fitriana serta Putri Isnaeni Ulfah selaku Staff.

Pada hari pertama Pra Kongres membahas tentang ILMIKI dan tentang pemilihan sekjen yang dipaparkan oleh KPS ( Komisi Pemilihan Sekjen) yaitu Reka dari UGM. Dalam pemaparan KPS mengenai persyaratan Sekjen terdapat masalah karena calon yang ada di wilayah IV ILMIKI tidak memenuhi salah satu persyaratan calon Sekjen yaitu tidak mengikuti salah satu dari agenda wajib dari ILMIKI sehingga diskusi ini pun sempat memanas. Setelah itu acara dilanjutkan dengan diskusi tentang organisasi di setiap institusi, dari diskusi tersebut didapat kan banyak masalah yang sebelum nya tidak diketahui oleh institusi yang lain. Kemudian pada malam hari nya kita membahas tentang isu yang akan dibawa ke kongres. Dalam diskusi ini kita didampingi oleh Korwil wilayah IV ILMIKI yaitu Miski Fahmiatul Masruroh dan Pengurus Harian Nasional ILMIKI yaitu Niken Purbo Laras dari Undip. Pada diskusi ini kami mendapatkan 1 permasalahan yang akan di bawa ke kongres yaitu mengenai durasi kepengurusan ILMIKI yang menjabat selama 2 tahun.
Pada hari kedua, kami mematangkan isu yang akan di bawa ke kongres. Disini kami didampingi oleh Koordinator wilayah IV ILMIKI dan mantan Dirjen advokasi. Diskusi ini akhirnya kami mendapatkan isu yang tepat untuk dibawa ke kongres ILMIKI nasional yang akan diadakan di Malang yaitu pertama, tentang touch ini Pengurus Harian Nasional kepada setiap institusi yang belum kelihatan perannya, kedua tentang Persyaratan Sekjen sesuai dengan AD ART terdapat persyaratan yang mengharuskan minimal mengikuti 1 agenda wajib dan agenda nasional ILMIKI dan mengikuti alur kaderisasi ILMIKI. Jika ditinjau kembali kedua persyaratan tersebut saling tumpang tindih sebab alur kaderisasi ILMIKI itu merupakan LKMM nasional sedangkan LKMM nasional sendiri juga merupakan salah satu agenda nasional ILMIKI oleh karena itu isu ini bisa dibawa ke kongres nasional nanti. Ketiga, optimalisasi keuangan. Kami mengangkat kasus ini karena dari kepengurusan sebelumnya belum ada Dirjen Keuangan kemudian di dalam GBHO terdapat subsidi Pengurus Harian Nasional yang akan menjadi PJ di suatu tander. Hal tersebut belum ada transparansinya oleh sebab itu kami mengangkatnya ke kongres nasional. Setelah mematangkan isu yang akan di bawa ke kongres, kami mendengarkan orasi yang disampaikan oleh calon Sekjen wilayah IV ILMIKI yaitu Putri Nugraheni mahasiswi dari Stikes Surya Global.

Orasi yang disampaikan oleh calon sekjen dari SSG menjadi penutup acara Pra Kongreswilayah IV ILMIKI. Selain itu kami juga telah mendapatkan isu yang akan diangkat ke kongres nasional. Hal ini berarti tujuan kami mengadakan acara Pra Kongres telah terlaksana. Semoga isu yang akan dibawa ke kongres nanti bisa mendapatkan penjelasan lebih lanjut dan mendapat solusi yang tepat. (Pi, 2015)

HUT KEPERAWATAN 2015



Keperawatan Unsoed kembali merayakan Hari Ulang Tahun Keperawatan yang ke-10. Perayaan satu dekade keperawatan Unsoed berhasil diselenggarakan pada Sabtu, 13 Juni 2015 di kampus keperawatan mulai pukul 07.00 – 14.00 WIB dilanjutkan dengan malam puncak mulai pukul 19.30- 23.00.
One Decade of Nursing : Disseminates health care, togetherness, and Inspires the future merupakan tema acara dibalik perayaan yang membahagiakan ini. Menebarkan pelayanan kesehatan terwujud dalam pengobatan dan pemeriksaan gratis, kebersamaan tercermin dari berbagai kegiatan yang menunujukan kebersamaan antara dosen, tutor, karyawan, mahasiswa keperawatan & non - keperawatan dan masyarakat umum. Rangkaian acara demi acara telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Adapun kegiatan-kegiatan yang ada didalamnya meliputi jalan sehat, pengobatan dan pemeriksaan gratis, bazaar, lomba-lomba dan malam puncak. 

Jalan sehat yang dimulai pukul 07.00 WIB, diikuti oleh warga sekitar kampus dan mahasiswa baik mahasiswa keperawatan maupun non-keperawatan. Rute jalan sehat dimulai dari kampus keperawatan, queen kampus, patung kuda, dan kampus keperawatan lagi. Diawali dengan pemotongan pita oleh Drs. Bambang Haryadi, M.Kes selaku Wakil Dekan II Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan diikuti penerbangan balon berisi harapan - harapan berbagi dari civitas akademika keperawatan Unsoed. Warga dan mahasiswa sangat antusias dan berharap dapat pulang dengan membawa beberapa doorprize menarik yang disediakan oleh panitia seperti handphone smartphone, kipas angin, setrika, magic com, boneka, gelas hias, buku, dan lain-lain. Dijaga pula oleh beberapa pengaman dari pihak kepolisian Purwokerto Utara sehingga jalan sehat berjalan sesuai rencana dan aman. 

Pada kesempatan kali ini, perayaan satu Dekade Keperawatan juga mengadakan pengobatan dan pemeriksaan gratis yang berletak di kampus keperawatan. Sekitar 70 warga berduyung-duyung untuk berobat dan melakukan berbagai pemeriksaan seperti tekanan darah, tinggi badan, berat badan, cek glukosa, cek koposisi tubuh dan kolesterol. Pengobatan dan pemeriksaan gratis ini difasilitasi oleh dokter, alumni, dan beberapa mahasiswa. Semoga acara pengobatan dan pemeriksaan gratis ini dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatannya.


Acara selanjutnya, bazaar dan lomba-lomba telah dilakukan oleh mahasiswa keperawatan dari berbagai angkatan. Sorak, canda dan tawa yang terlepas dan terhempas di tengah-tengah acara semakin membangkitkan dan memeriahkan acara di siang hari. Terdapat berbagai macam stand bazaar diantaranya : stand makanan, minuman, kaos, dan lain-lain. Pasalnya, diadakan bazaar ini yaitu untuk memberi kesempatan dan peluang kepada usda (usaha dana) dari berbagi event untuk memperoleh keuntungan berlebih. Sedangkan, acara lomba-lomba antar angkatan bertujuan untuk meningkatkan keakraban, kebersamaan, dan jiwa kompetitif tiap-tiap angkatan.


Akhirnya, tibalah di penghujung acara, malam puncak yang mampu mengalihkan perhatian dari tiap-tiap pasang mata hadirin. Tari - tarian baik traditional maupun modern , awarding untuk berbagai kategori dan penampilan seni memeriahkan malam puncak tersebut. Selanjutnya, pemotongan tumpeng secara simbolis yang dilakukan oleh Ibu Ns. Lutfatul Latifah, M.Kep,Sp.Mat selaku ketua jurusan keperawatan dan diberikan untuk Bapak Dr. Saryono, S.Kp., M.Kes. selaku Wakil Dekan I Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan. “ Selamat ulang tahun yang ke-10 untuk jurusan keperawatan, semoga kedepannya keperawatan semakin maju, sukses dan jaya “ do’a Ibu Ns. Lutfatul Latifah, M.Kep,Sp.Mat disela-sela sambutannya. Sri Handayani selaku ketua panitia HUT mengatakan bangga dan berterima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua panitia dan semua pihak-pihak terkait yang telah bekerja keras guna mewujudkan perayaan ini. Harapan dan do’a senantiasa tercurah agar keperawatan Unsoed semakin sukses dan semakin melahirkan generasi perawat-perawat professional yang berguna bagi nusa dan bangsa. Aamiin.
Selamat Ulang Tahun Keperawatan Unsoed, Sukses selalu Untukmu.



Kamis, 04 Juni 2015

Pengurus Nursing Soedirman Rescuer & Emergency (N - Sure) 2015



Selamat atas terpilihnya saudara Doni F. Firdaus Sebagai Ketua dan Putri Isnaeni Ulfah sebagai wakil ketua Nursing Soedirman Rescuer & Emergency (N - Sure).

Nursing Soedirman Rescuer & Emergency (N-Sure) adalah sebuah sebuah Komunitas kegawatdaruratan di Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman yang memfasilitasi kebutuhan mahasiswa yang berminat dalam kegiatan kegawatdaruratan klinis dan kebencanaan.

Pada hari Jum’at tanggal 29 Juni 2015 telah dilaksanakan kegiatan upgrading kepengurusan baru N–Sure. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Jurusan Keperawatn Unsoed dengan bermalam dan mendirikan tenda. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 orang terpilih sebagai anggota N-Sure tahun 2015 yang telah menjalani tiga tahapan seleksi masuk N-Sure. Pada kegiatan tersebut di isi dengan pelatihan Basic Life Support (BLS)/Batuan Hidup Dasar (BHD) dan pelantikan pengurus serta ketua terpilih N-Sure yang baru yaitu “Doni Fitri Firdaus” dari angkatan 2013 dan wakil ketua “N-Sure Putri Isnaeni Ulfah” dari angkatan 2014. Pelatihan BLS/BHD dibimbing oleh instruktur dari tim gawat darurat Universitas jenderal Soedirman yang di pimpin oleh Bapak Sidik Awaludin S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.MB (KKV). Kegiatan pelantikan pengurus N-Sure dilaksanakan didepan api unggun disertai dengan pengucapan ikrar N-Sure yang dipimpin oleh Ketua N-Sure terpilih.

Atas terbentuknya kepengurusan baru N-Sure dan terpilihnya Doni F. Firdaus sebagai ketua N-Sure yang baru, diharapkan semoga N-Sure semakin maju dan dikenal secara global serta bisa berkontribusi aktif dalam kehidupan bermasyarakat khususnya dalam bidang kegawatdaruratan.

Kamis, 28 Mei 2015

"Yuniar Dwina Putri" Delegasi Tenis Meja Jurusan Keperawatan Unsoed Menjadi Juara II bidang Tenis Meja pada POM Rayon III Jawa Tengah Universitas Pekalongan

Yuniar Dwina Putri adalah seorang mahasiswa dari Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan menjadi juara II POM Rayon III Jawa Tengah Universitas Pekalongan pada 6 - 8 Mei 2015 bidang Tenis Meja. Yuniar Dwina Putri atau yang biasa di sapa "Iput" selain aktif dalam bidang olah raga, Iput juga aktif dalam organisasi di kampus keperawatan yaitu menjabat sebagai Koordinator Kementrian Keuangan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Jurusan Keperawatan (BEM KMJK). Disela-sela kesibukan kuliah dan aktivitas organisasi, Iput bisa menorehkan prestasi olahraga tepatnya pada bidang tenis meja mewakili Universitas Jenderal Soedirman pada POM Rayon III Jawa Tengah Universitas Pekalongan. Semoga Iput bisa menjadi inspirasi untuk semua mahasiswa yang lainnya.

Iput berkata: "Sibuk berorganisasi dan akademik bukan berarti tidak bisa berprestasi dalam bidang olahraga, kerja keras dan manajemen waktu adalah kuncinya"

Kunjungan BEM KMJK ke BEM KBMKM Unsoed

Pada hari Kamis tanggal 28 Mei 2015 Pukul 18.30 WIB, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Jurusan Keperawatan (BEM KMJK) Unsoed melakukan kunjungan kepada Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (BEM KBMKM) Unsoed. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka melaksanakan program kerja BEM KMJK yaitu program berkunjung kepada seluruh BEM di seluruh Fakultas Unsoed, khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Jenderal Soedirman. Kegitan tersebut bertujuan untuk menjalin dan memperkuat tali silaturahmi antar jurusan di FIKes Unsoed. Kunjungan BEM KMJK disambut baik oleh BEM KBMKM Unsoed. Kegiatan kunjungan tersebut dimulai dengan pembukaan dan sambutan serta pengenalan kepengurusan BEM KBMKM oleh ketua BEM KBMKM, selanjutnya sambutan dan pengenalan kepengurusan BEM KMJK oleh Presiden BEM KMJK. Isi dari kegiatan tersebut adalah diskusi tentang kepengurusan dan kegiatan yang sedang dijalani oleh kepengurusan BEM KMJK dan BEM KBMKM pada periode 2014-2015.



Elisa Yulina selaku Presiden BEM KMJK menuturkan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tali silaturahmi antar jurusan semakin erat dan terjalin kerjasama yang baik antara Jurusan Keperawatan dan Jurusan Kesehatan Masyarakat Unsoed dalam berbagai kegiatan. Banyak sekali pengalaman dan inspirasi baru yang didapatkan dari kegiatan kunjungan tersebut. 

Selasa, 12 Mei 2015

International Nurses Day (IND) Universitas Jenderal Soedirman 2015

Hai Dunia, Kami Bangga Menjadi Perawat !!!
Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Jurusan Keperawatan (BEM KMJK) Universitas Jenderal Soedirman kembali menunjukkan eksistensinya mengabdikan diri untuk masyarakat sekitar. Serangkaian kegiatan International Nurses day (IND) berhasil dilaksanakan mulai tanggal 9 Mei 2015 dan berakhir pada tanggal 12 Mei 2015. IND merupakan salah satu program kerja tahunan Biro Sosial Masyarakat BEM KMJK Unsoed yang dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa keperawatan. Serangkaian acara telah dilaksanakan dalam rangka memperingati IND yang jatuh pada tanggal 12 Mei 2015.
Internatinal Nurses Day (IND) merupakan hari perawat sedunia yang diperingati oleh semua perawat nasional maupun internasional. Perayaan International Nurses Day (IND) yang diketuai oleh Muhammad Zubaduzzaman, lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Acara lomba grafiti telah berhasil dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2015. Lomba grafiti merupakan lomba yang pertama kali dilaksanakan di jurusan keperawatan Unsoed dan diikuti oleh perwakilan dari masing- masing Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) jurusan Keperwatan dan perwakilan dari tiap-tiap angkatan. Peserta lomba sangat antusias mengikuti lomba ini. Diselingi hiburan tari saman, mereka semangat menorehkan kuas dan tinta dibawah terik matahari yang menyengat tubuh. Seperti rasa semangat dan cinta akan profesi keperawatan. Hasil karya mereka pun patut diacungi jempol. “Ternyata mahasiswa keperawatan sangat luar biasa, tak hanya pandai di bidang akademik, namun sangat kreatif di bidang seni” tutur Candra Andodo, salah satu tutor di jurusan keperawatan.
Tak cukup rasanya memperingati IND hanya dengan lomba grafiti. Pada hari Minggu, 10 Mei 2015, mahasiswa keperawatan melakukan Long March disepanjang jalan dari Rita hingga alun-alun. Sungguh luar biasa, mahasiswa berangkat dari kampus keperawatan dengan niat ingin memperkenalkan kepada masyarakat mengenai International Nurses Day. Berjalan menyusuri jalan raya, bercampur debu jalanan kami bangga mengibarkan bendera BEM KMJK Unsoed, membawa slogan-slogan bertema keperawatan, serta menyanyikan lagu IND ciptaan kami sendiri. “Kami adalah seorang perawat, suka menolong siapa saja, cerdas dan trampil pelayanannay, ikhlas dan tulus pengabdiannya…”, sepenggal lagu yang mengiringi perjalanan mahasiswa menuju alun-alun Purwokerto. Stiker dan bunga pun tak luput kami bagikan untuk warga sekitar. “Disini kami tidak sedang aksi demo, kami hanya ingin mengenalkan akan adaanya hari keperawatan internasional yang jatuh pada tanggal 12 Mei 2015”, jelas Setyo Utomo ketika ditanya seorang polisi yang sedang bertugas di tempat lokasi.
Sesampainya di alun-alun, mahasiswa yang bergabung dalam acara long march mengadakan pemeriksaan tensi gratis. Sejumlah 36 orang masyarakat datang dari berbagai penjuru berbondong-bondong melakukan pemeriksaan tensi gratis di alun-alun. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang hendak memeriksakan tekanan darahnya. Perjuangan kami dalam memperkenalkan adanya hari keperawatan internasional tidak selesai sampai di sini. Pada tanggal 12 Mei 2015, semua mahasiswa keperawatan serempak akan menggunakan baju klinik sebagai identitas kami. Seragam biru putih akan menyelimuti raga kami,membakar semangat bagi jiwa kami untuk selalu mengabdi mengembangkan profesi kami. Maju terus perawat Indonesia, perawat Soedirman. Kami melayani dengan setulus hati.